Semogapuisi bahagiaku bersamamu dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi aku bahagia bersamamu sayang dan kata kata aku bahagia bersamamu. Rekomendasi Puisi Untuk Anda: Puisi Berikutnya. Puisi Sebelumnya. Buka Komentar. Tutup Komentar. Popular. Puisi renungan hari akhir. Berikut ini adalah renungan hari akhir dalam bentuk puisi Akuingin kau bahagia, Menikmati semilir angin yang teduhkan siang. Agar senantiasa teduh hatimu. Aku ingin kau bahagia, Dengan senyum selebar mungkin di wajahmu Seperti ketika engkau menatap matahari. Aku ingin kau bahagia,,,..sesederhana apapun bentuk kebahagiaan itu datang padamu. Tak sejauh yang selalu kau sangka. dimanabahagia? tidak di atas. tidak di bawah. tidak pula ada. di depan. di belakang atau. di samping.. bahagia bukan hasil. reka daya pikiran. bahagia tak sempat. dikail hanya dengan. satu dua kali. lemparan umpan . bahagia tersimpan. rapi di relung-relung. yang tak sanggup diraih. oleh insan berpamrih ViviNovika membongkar sosok selingkuhan Alfeandra Dewangga di Instagram story-nya. Ia mengungkapkan bahwa tidak akan mengganggu hubungan mereka. Puisiini bisa menjadi sebuah motivasi tatkala kita putus cinta atau mengalami sebuah kegagalan. Hari ini telah berjuang: Sudah sangat sering kita mendengar, bahwa hidup adalah sebuah pertunjukan, dan manusia hanya aktor, yang barang tentu memiliki peran dan tugas masing-masing. Dengannya aku yakin dapat membuat orang bahagia. 1NJMbgt. puisi tentang hati yang bahagia. sumber foto unsplash/ Puisi tentang Hati yang Bahagiapuisi tentang hati yang bahagia. sumber foto unsplash/ kini terasa begitu ceria saat aku melangkah dengan langkah kaki yang ringanDalam kerja keras sehari-hari di rumah tercintaDan aku akan memberi tahumu rahasia yang sekarang membuat hidupku begitu cerahAda bunga di jendelaku yang sedang mekar bersinar di bawah sinar matahari, dan sangat ceria setelah hujanDan ia berembus ke udara dengan keharumannya yang sangat, sangat indah! Semoga keindahannya tidak pernah berkurangBunga tersayang di jendelaku ini sedang mekar telah membalutnya dalam susunan yang begitu muliaDan itu menghibur rumah kita, dan hati berbinarKenangan tersayang yang akan kuhargai meski bunganya memudarBunga tersayang di jendelaku ini sedang mekar pernah ada stroberiSeperti yang kita milikiSore yang gerah ituDuduk di tanggaDari jendela Prancis yang terbukaSaling berhadapanLututmu ditahan di lututkuHidup mungkin tidak membiarkanku memilih nasibku,Tapi apakah aku akan bahagia atau tidak ...Itu adalah meninggalkan kenangan menyakitkan di belakangAtau biarkan mereka mengganggu pikiranku ...Pilihan ada di mencemaskan kesalahan ketika itu dilakukanAtau belajar dari itu dan melanjutkan ...Pilihan ada di oleh semua yang dikatakan orangAtau abaikan mereka dan jalani jalanku sendiri ...Pilihan ada di menyembunyikan perasaanku, terpendam, tak terucapkan,Atau katakan pikiranku dan meringankan beban ...Pilihan ada di menikmati apa yang bisa aku dapatkanAtau dengan tidak berterima kasih menganggapnya dengan jijik ...Pilihan ada di Aku tidak bisa memilih nasibkuTapi apakah aku akan bahagia atau tidakAkan selalu menjadi bahagianya batu kecil ituYang mengoceh di jalan sendirian,Dan tidak peduli dengan karierDan hal-hak mendesak tidak perlu ditakutiAku mencintaiAku suka banyak hal, banyak halSepupuku datang berkunjung dan aku tahu dia dari selatanKarena setiap kata yang dia ucapkan begitu saja keluar dari mulutnyaAku suka cara dia bersiul dan aku suka cara dia berjalanTapi sayang, izinkan aku memberi tahumu bahwa aku mencintai cara dia berbicaraAku suka cara sepupuku berbicara Akhirnya aku datang, setelah mengurai keraguan karena sendirian Biar terjalin perasaan lama yang tetiba semai menemui paras bahagiamuIngat dahulu yang sering berkisah penuh sukaGambaran masa belia yang penuh angan tuk kunjungi destinasi liburanDulu kau yang masih berupa kanvas kosong, hingga kini kutemui lagiKau yang penuh corak, diselimuti garis abstrak yang turut menyertai tahun-tahun berjalanKita bukan hanya tumbuh, kita bertransformasiDengan segala kolaborasi rasa hingga terbentuk pribadi saat iniDuduk bersebelahan, bertanya kabar dan bercerita panjang lebarLantas tertawa, kadang terkejut dan merasa legaKepingan kisah berserakan sore iniKu ucap 'selamat' karena telah yakin dengan takdirUntuk langkah penuh kelok, jalan penuh rintangSemoga kalian abadi, bahagia sampai tua nanti Baca Juga [PUISI] Magoa IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

puisi hari ini aku bahagia